Garuda Indonesia Ajukan Extra Flight untuk Perjalanan Umrah

Maskapai Garuda Indonesia mengajukan penerbangan tambahan (extra flight) untuk perjalanan ibadah umrah pada akhir tahun 2018.

“Tepatnya mulai bulan Oktober hingga Desember kami sudah mengajukan extra flight,” kata Manajer Penjualan Garuda Indonesia Kantor Cabang Surakarta Budi Priantoro di Solo, Jawa Tengah, Selasa, 31 Juli 2018.

Menurut Budi, pengajuan yang dilakukan untuk bulan Oktober dan November sebanyak dua kali extra flight per minggu, sedangkan selama Desember sebanyak empat kali extra flight per minggu.

“Saat ini pengajuan yang kami lakukan sedang diproses, mudah-mudahan bisa terealisasi. Kalau terealisasi, maka selama bulan Oktober dan November ada sebanyak lima kali penerbangan per minggu, sedangkan bulan Desember sebanyak enam kali per minggu,” katanya.

Budi mengatakan pengajuan extra flight dilakukan mengingat hingga saat ini tingkat keterisian untuk penerbangan umrah pada periode tersebut sudah mencapai 95 persen.

Sebagai evaluasi, dikatakan Budi, selama tahun 2017 tingkat keterisian penerbangan untuk perjalanan ibadah umrah melalui Solo sekitar 90-100 persen. Ia mengatakan, untuk grup yang tidak bisa diakomodasi dari Solo terpaksa harus melalui Jakarta.

“Beberapa yang lain pakai extra flight. Tahun ini kami juga sudah menambah satu frekuensi penerbangan per minggu dengan kapasitas 335 penumpang. Penerbangan ini kami lakukan di hari Sabtu,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Persaudaraan Pengusaha Umrah Travel Haji Indonesia (Perpuhi) Her Suprabu mengatakan penambahan frekuensi penerbangan yang dilakukan oleh Garuda Indonesia seiring dengan tingginya permintaan ibadah umrah oleh masyarakat. “Saya prediksi pada musim umrah mendatang kembali ada kenaikan volume jemaah umrah, mungkin sekitar 10 persen,” katanya.

4 Tempat Ziarah di Makkah, Nomor 3 Lokasi Jin Sepakat Berbaiat

4 Tempat Ziarah di Makkah, Nomor 3 Lokasi Jin Sepakat Berbaiat

Di Tanah Suci, khususnya di Kota Makkah, terdapat sejumlah lokasi ziarah yang menjadi saksi bisu perkembangan agama Islam. Tempat-tempat ini menarik untuk ditilik dan diresapi.

Ziarah sesuai dengan hukum dasarnya adalah jaiz dan dapat emnjadi sunah dapat pula menjadi makruh atau haram tergantung dari orang-orang yang melaksanakannya ziarah itu sendiri. Apabila dia berziarah semata-mata karena Allah Subhanahu wa ta’ala, maka ziarahnya menjadi ibadah baginya. Namun jika dijalankan sekadar mengambil i’tibar atau nilai pelajaran atas yang didapatnya, maka ziarahnya menjadi sunnah baginya.

Sebaliknya, jika ziarah dilakukan hanya untuk dorongan nafsu semata dan atas pertimbangan lain yang tidak dibenarkan agama serta dapat merusak akidah keislamannya, maka ziarah itu menjadi makruh bahkan haram dan diazab di sisi Allah Subhanahu wa ta’ala.

Berikut ini 4 lokasi ziarah di Kota Makkah, seperti Okezone kutip dari buku ‘Tuntunan Manasik Haji dan Umrah Kementerian Agama RI Direktorat Jendral Penyelenggara Haji dan Umrah Jakarta‘, Selasa (31/7/2018).

1. Gua Hira di Jabal Nur

Di sebelah utara Masjidil Haram ± 6 kilometer terdapat sebuah gunung yang disebut Jabal Nur. Guna mendaki ke atas memerlukan waktu ± 1 jam.

Di sana terdapat sebuah gua yang cukup untuk duduk kurang lebih 4 orang, tinggi di dalamnya setinggi orang berdiri. Gua tersebut dikenal dengan nama Gua Hira.

Jabal Nur dan Gua Hira ini sangat penting dalam sejarah Islam, karena di gua inilah tempat Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam menerima wahyu pertama, yaitu Surah Al Alaq dari ayat 1 sampai 5.

Gua Hira. (Foto: MCH 2017)

2. Gua Tsur di Jabal Tsur

Di sebelah selatan Masjidi Haram sejauh ± 6 km terdapat Jabal Tsur. Jabal Tsur ini mempunyai nilai penting dalam sejarah Islam.

Rasullullah Shallallahu alaihi wasallam bersama-sama dengan Abu Bakar Assiddiq pernah menyembunyikan dirinya di gunung tersebut waktu hendak hijrah ke Madinah.

Menurut riwayat, setelah Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam selamat dari kepungan kafir Quraisy di rumahnya, maka Beliau dengan diam-diam menyinggahi sahabat Abu Bakar Assiddiq.

Dari rumah Abu Bakar, Beliau bersama-sama lebih dahulu berlindung menyembunyikan dirinya di Jabal Tsur selama tiga hari kemudian menuju Madinah.

Sebagian orang-orang kafir Quraisy waktu mengejar Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam ada yang telah sampai Gua Tsur. Mereka mendapat gua tersebut tertutup dengan sarang laba-laba dan tampak burung merpati yang sedang bertelur di sarangnya.

Gua Tsur. (Foto: Instagram)

Dengan melihat keadaan demikian, mereka berkesimpulan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam tidak mungkin bersembunyi di gua tersebut.

Sewaktu orang-orang Quraisy di muka gua, bukan main cemas hati Abu Bakar Assiddiq. Jika ingin masuk ke gua tesebut harus dengan merangkak dan setelah masuk hanya cukup untuk duduk. Guna mencapai Gua Tsur ini memerlukan perjalanan 1,5 jam.

3. Masjid Jin

Masjid Jin terletak di dekat Ma’la. Dinamakan Masjid Jin karena ada sekelompok jin sepakat berbaiat mengakui Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam adalah utusan Allah Subhanahu wa ta’ala.

Masjid Jin ini ada kaitannya dengan riwayat tentang jin yang dijelaskan dalam firman Allah Subhanahu wa ta’ala yang artinya:

Dan (ingatlah) ketika Kami hadapkan kepadamu (Muhammad) serombongan jin yang mendengarkan (bacaan) Alquran, maka ketika mereka menghadiri (pembacaan)-nya mereka berkata, ‘Diamlah kamu! Untuk mendengarkannya’. Maka ketika telah selesai, mereka kembali pada kaumnya (untuk memberi peringatan). Mereka berkata, ‘Wahai kaum kami! Sungguh kami telah mendengarkan kitab (Alquran) yang diturunkan kepada Musa, membenarkan (kitab-kitab) yang datang sebelumnya, membimbing kepada kebenaran dan kepada jalan yang lurus. Wahai kaum kami! Terimalah (seruan) orang (Muhammad) yang menyeru kepada Allah. Dan berimanlah kepada-Nya, dan Dia akan mengampuni dosa-dosamu, dan melepaskan kamu dari azab yang pedih. Dan barang siapa yang tidak menerima (seruan) orang yang menyeru kepada Allah (Muhammad) maka dia tidak akan dapat melepaskan diri dari siksaan Allah di bumi, padahal tidakada pelindung baginya selain Allah, mereka berada dalam kesesatan yang nyata.” (QS Al Ahqaf: 29–32).

Masjid Jin. (Foto: WordPress)

4. Jabal Rahmah

Di tengah-tengah Padang Arafah terlihat sebuah bukit yang atasnya terdapat tugu. Bukit tersebut sekarang lebih dikenal dengan nama Jabal Rahmah.

Menurut riwayat, sewaktu Nabi Adam Alaihi sallam dan Siti Hawa turun dari surga, keduanya terpisah dalam kurun waktu yang cukup lama. Selama itu mereka saring mencari dan akhirnya bertemu di Padang Arafah.

Jabal Rahmah. (Foto: Okezone)

(han)

Tips Memilih Travel Umroh Agar Tak Tertipu

Masyarakat saat ini resah karena munculnya beberapa agen umroh atau Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) bermasalah. Beberapa biro travelsemisal First Travel dan Abu Tours telah merugikan jemaah lebih dari Rp1 triliun.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Nizar Ali mengatakan untuk menghindari penipuan, masyarakat sebaiknya memilih agen umroh yang memiliki berizin resmi dari Kementerian Agama (Kemenag).

” Untuk mengetahui izinnya, bisa dicek di website Kemenag atau tanyakan ke kantor Kemenag di kabupaten atau kota setempat,” ujar Nizar, Rabu 28 Maret 2018.

Nizar mengatakan harga paket yang disediakan PPIU biasanya berkisar dengan harga sebesar Rp20 juta atau lebih.

Selain itu, kata Nizar, jemaah yang sudah mendaftar diminta untuk memastikan mendapat nomor registrasi umroh. Sehingga, dapat dipantau jadwal keberangkatan.

” Pastikan paket yang ditawarkan sesuai standar pelayanan minimal yang meliputi bimbingan ibadah, transportasi, akomodasi dan konsumsi, kesehatan, perlindungan jamaah, serta perlindungan jamaah,” ucap dia.

Nizar menuturkan apabila masyarakat menemukan kecurigaan adanya indikasi travel umroh itu bermasalah, segera melapor ke Kemenag pusat atau ke kantor wilayah masing-masing.

Pemerintah Saudi Arabia Siap Menampung 5 Juta Jaamah Haji

Setelah melalui proses wukuf di Arafah dan melempar jumroh proses haji telah memasuki proses akhir. Tahun ini, peserta haji yang berhasil diakomodir oleh Pemerintah Saudi mencapai 2.371.675 haji.

Dengan jumlah peserta haji yang meningkat tiap tahunnya, Pemerintah Saudi Arabia menaruh perhatian serius dalam hal keamanan dan kenyamanan para jamah haji.

Di antaranya adalah dengan menerjunkan 287.319 personel keamanan yang sigap di lapangan. Selain itu Pemerintah Saudi juga mengandalkan operating sistim 911 yang memungkin para petugas untuk bisa memonitor dan melakukan pengaturan buka dan tutup di lokasi jumroh dan juga area Masjidil Haram agar terhindar dari penumpukan jamaah.

Melihat hasil pelaksanaan haji tahun ini, Gubernur Kota Mekkah Pangeran Khalid Alfaisal dalam konferensi pers Kamis (23/8/2018) menyatakan kegembiraannya atas suksesnya proses haji tahun ini tanpa ada satupun insiden besar yang terjadi.

Hal ini membuat Pangeran Khalid Alfaisal merasa yakin Pemerintah Saudi sanggup menampung hingga 5 juta jamaah haji.

Namun ketika ditanya kapan waktunya? Pangeran Khalid Alfaisal menjawab nanti ketika green technologi transportation sudah siap lebih dahulu diterapkan di Saudi Arabia. Perlu diketahui transportasi di Saudi Arabia sebagian besar masih mengandalkan energi minyak.

Berangkat Umrah, Rossa dan Aming Minta Doa

Baru beberapa hari lepas dari Lebaran, Aming dan Rossa akan kembali menghabiskan waktunya untuk beribadah. Keduanya, berangkat umrah ke Tanah Suci pada Selasa, (19/6/2018).

Kabar tersebut diketahui melalui unggahan di Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, Aming meminta doa kepada para warganet.

Bismillah? Semoga berkah dan dilancarkan y Rabb. . Mohon doa restunya dan mohon dimaafkan segala kesalahan,” tulis Aming dalam Instagramnya.

Tak hanya Aming, Rossa pun turut mengunggah kegiatannya selama umrah. Rossa juga meminta restu dari masyarakat untuk keberangkatan ibadahnya kali ini.

Alhamdulillaah udah sampai Jeddah, sekarang otw ke Madinah al Munawarah .Minta doanya semoga rombongan selamat dan sehat, diberikan kenikmatan beribadah,” tulis Rossa di Instagramnya.